Guncang Jabodetabek dengan Kedamaian: Saat Tokoh-Tokoh Besar Maluku Bersatu di Bawah Panji FPMM Haji Umar Key

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S Pelu GB

JAKARTA – Kantor DPP Forum Pemuda Muslim Maluku (FPMM) di Kompleks Bina Lindung/Masjid Ar-Romlah mendadak menjelma menjadi episentrum persatuan nasional. Bukan sekadar rutinitas berbuka puasa, agenda tahunan yang digelar DPP FPMM ini menjadi sebuah proklamasi kasih sayang dari anak cucu Maluku yang menegaskan bahwa darah persaudaraan jauh lebih kental daripada perbedaan kepentingan politik.

Acara yang dihadiri ribuan tamu undangan ini menjadi panggung diplomasi kemanusiaan yang langka. Di bawah langit Jabodetabek, sekat politik runtuh dan ego personal melebur menjadi energi kolektif untuk menjaga marwah Maluku agar tetap disegani dan dihormati di tanah perantauan.

Kehadiran Para Tokoh Bangsa dan Pemimpin Maluku Raya
Momentum bersejarah ini dihadiri oleh deretan tokoh besar Maluku dan Maluku Utara, di antaranya:

Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M.(Gubernur Maluku Terpilih)
Abdullah Vanath, S.Sos. (Wakil Gubernur Maluku)
Sherly Tjoanda Laos (Gubernur Maluku Utara Terpilih)
Murad Ismail (Mantan Gubernur Maluku)
Haji Ongen Sangaji, S.H. (Pembina FPMM/Anggota DPRD DKI Jakarta)
Brigjen Pol. Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si. (Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri)

Pengejawantahan Hidup “Orang Basudara”
Ketua Umum DPP FPMM, Bapak Haji Umar Key, S.H. dalam penyampaiannya yang penuh wibawa menekankan bahwa pertemuan ini adalah manifestasi nyata dari kerukunan antarumat beragama yang menjadi jati diri sejati masyarakat Maluku.

“Acara ini adalah pengejawantahan nyata dari hidup orang basudara. Di sini kita tunjukkan toleransi yang humanis; tidak ada perbedaan yang memisahkan kita. FPMM hadir untuk memastikan bahwa persatuan adalah harga mati bagi anak cucu Maluku di mana pun berada,” tegas Haji Umar Key dengan nada heroik.

Baca Juga :  Camat Pondok Melati Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan Warga Terkait Adanya Bau Gas

Stabilitas Kerukunan dan Marwah Maluku
Kebahagiaan serupa juga disampaikan oleh mantan Gubernur Maluku, Murad Ismail. Beliau memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga stabilitas kerukunan yang telah susah payah dibangun.

“FPMM telah membuktikan bahwa kita bisa bersatu tanpa memandang latar belakang politik. Teruslah menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah orang Maluku. Persatuan ini adalah modal utama kita untuk dihormati di tingkat nasional,” pesan Murad Ismail dengan tegas.

Kehangatan Maluku, Maluku Utara dan Kekuatan Kultural
Senada dengan itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif FPMM. Ia menyebutkan bahwa semangat yang dibawa oleh Haji Umar Key adalah fondasi kuat bagi pembangunan Maluku ke depan.

“Inilah wajah Maluku yang sebenarnya. Toleransi bukan hanya kata-kata, tapi tindakan humanis yang kita rasakan sore ini,” ujar Hendrik.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menyoroti sisi kultural pertemuan ini. Beliau melihat bahwa nilai-nilai kearifan lokal tetap menyala terang meski jauh dari kampung halaman.
“Apa yang kita saksikan hari ini adalah bukti bahwa akar budaya kita tidak pernah hilang,” tambahnya.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, tampak haru melihat kekompakan masyarakat Maluku Raya di Jabodetabek. “Ini membuktikan bahwa jarak tidak memutuskan ikatan batin kita sebagai satu keluarga besar, dan khusus Kami mengundang DPP FPMM untuk dapat hadir ke Maluku Utara pada saat Halal Bihalal Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah di Maluku Utara,” ungkapnya.

Baca Juga :  BPPA Pilih Sembilan Anggota Dewan Pers Periode 2025-2028.

Persatuan Tanpa Sekat: Simbol Slayer Kehormatan dan Pemberian Plakat
Momen paling ikonik terjadi saat penyerahan Plakat serta penyematan Slayer Kehormatan FPMM oleh Ketum Haji Umar Key kepada para tokoh.

Haji Ongen Sangaji, selaku Pembina FPMM, menyatakan bahwa FPMM adalah wadah pemersatu yang tidak mengenal kasta atau sekat pemisah. Senada dengan itu, Brigjen Pol. Nicolas Ary Lilipaly menambahkan bahwa semangat yang dibawa hari ini adalah contoh nasionalisme sejati bagi bangsa Indonesia.

Wajah Humanis FPMM dan Santunan Anak Yatim
Setelah mendengarkan tausiyah menyejukkan dari K.H. Lutfi (Ketua Umum FBR), acara mencapai puncaknya pada sesi santunan kepada 100 anak yatim dan piatu.

Di momen inilah wajah organisasi yang dikenal tangguh ini melunak dalam kasih sayang. Saat para tokoh besar merangkul anak-anak yatim, FPMM membuktikan identitasnya: memiliki tangan besi untuk menjaga persatuan, namun memiliki hati sutra untuk kemanusiaan.

Sebagai tuan rumah, Ketua DPD FPMM Bekasi Raya, Abad Lessy, S.H. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran tamu undangan, seraya memohon maaf atas segala kekurangan pelayanan.

Menutup pembicaraan dengan media
Ketum FPMM, Haji Umar Key mengatakan “Alhamdulillah, kita dapat mengangkat marwah anak-anak yatim dan piatu hari ini,” tutup Haji Umar Key dengan penuh rasa syukur, mengakhiri rangkaian acara yang penuh haru dan kebanggaan tersebut.

 

Berita Terkait

Sekda Kota Bekasi Hadiri Forum Diskusi Aktual Kemendagri Bahas Sinergi Pengendalian Pencemaran Udara
Perkuat Toleransi, Gubernur Hendrik Lewerissa Temui Menag di Istiqlal: Wujudkan Semangat ‘Katong Samua Basudara’
Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Buktikan Komitmen dalam Memperbaiki Layanan, Satker Kementerian ATR/BPN Meraih 1 Predikat WBBM dan 31 Predikat WTAB
Aslog Panglima TNI Buka Rapat Koordinasi Logistik TNI TA. 2026
Berita ini 460 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 08:07 WIB

Guncang Jabodetabek dengan Kedamaian: Saat Tokoh-Tokoh Besar Maluku Bersatu di Bawah Panji FPMM Haji Umar Key

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:20 WIB

Perkuat Toleransi, Gubernur Hendrik Lewerissa Temui Menag di Istiqlal: Wujudkan Semangat ‘Katong Samua Basudara’

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:12 WIB

Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:04 WIB

Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat

Berita Terbaru