Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Admin

Dugaan miring kerap menerpa jejak digitalnya. Namun, di bawah karpet koalisi, ia memegang semua kunci orkestrasi politik nasional.

Oleh: Firdaus

Pintu gerbang rumah besar itu selalu riuh, tetapi segalanya tunduk pada satu ketukan dirigen. Ketika obrolan di kedai kopi mulai beralih pada desas-desus “geliat bayang-bayang sang mantan”, sebuah pertanyaan besar menyergap meja diskusi: “Mengapa harus Don Dasco menjadi Mendagri?”.

Seorang kawan lama, dengan dahi berkerut, buru-buru menyodorkan telepon genggamnya, meminta rekam jejak digital sang tokoh diperiksa ulang.

Tuduhan yang beredar di jagat maya memang riuh, mirip riak opini tanpa hulu. Di panggung politik, tudingan yang sumir acap kali menguap bagai embun pagi—seperti riuh rendah tuduhan Amien Rais kepada Tedy yang lelap ditelan waktu.

Namun, dalam hukum politik rimba Jakarta, desas-desus bukan sekadar isapan jempol. Rumor adalah bahasa sandi dari pergeseran lempeng kekuasaan.

Di balik dinding kokoh Partai Gerindra, pria bernama lengkap Sufmi Dasco Ahmad ini bukan sekadar Ketua Harian.

Di kalangan internal, ia adalah “Don” yang kerap di indikasikan tokoh yang mengendalikan mesin politik. Dan dikalangan aktivis Pers dan Intelejen Don juga dikenal dengan julukan Ketua Umum DPR.

Baca Juga :  Resmikan Gedung Arsip Kantah Kabupaten Majalengka, Wamen Ossy Berpesan Untuk Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

Dari analisis sumber lingkaran dalam membisikkan satu skenario ekstrem: jika badai politik berembus dan Presiden Prabowo Subianto mangkat, Dasco adalah sosok paling logis yang bakal berdiri di palang pintu kekuasaan untuk mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Artinya, untuk Wapres saja Don Dasco pantas, apalagi hanya Mendagri. Seandainya usia Prabowo melampaui pemilu 2029, Don Dasco pula yang mampu mengorkestrasi kemenangan Prabowo Gibran Jilid dua.

Sebagai parameter, kekuatan tersembunyi Don ini tidak tumbuh dari ruang hampa. Gurita pengaruhnya menancap dalam di berbagai sektor sektor krusial:

Pertama, dari aspek hukum; Sebagai mantan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan alumnus Komisi III, ia karib dengan para petinggi aparat penegak hukum.

Kedua, struktur partai; Sebagai ketua harian, jaringan instruksinya tegak lurus dari DPP hingga pengurus ranting di daerah.

Ketiga, Jaringan aktivis; Don piawai merangkul jaringan aktivis lintas generasi dan gerakan buruh untuk meredam riak demonstrasi di jalanan.

Keempat, sektor korporasi; dalam korporasi, pengaruhnya menyusup halus dalam penataan pos strategis di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kelima, Wakil Ketua DPR; Posisinya di kursi pimpinan DPR, ia dengan mudah mengamankan serta memuluskan seluruh kebijakan strategis istana.

Baca Juga :  Panglima TNI Ajak Capaja Jadi Agen Perubahan dan Penjaga Nilai Pancasila

Keenam, media massa; Hubungan persuasif Don dengan para pemred, selain itu Don juga secara struktural menempatkan Dewas LPP dan komisaris BUMN di organisasi wartawan, memastikan narasi politiknya kerap mendapat panggung yang teduh di mata pers.

Ketujuh, Bisnis; Dengan latar belakangnya sebagai mantan direktur berbagai perusahaan keamanan dan firma hukum memberinya pasokan logistik yang kokoh untuk menggerakkan roda taktis koalisi.

Kedelapan, kaderisasi; Dengan berbagai sumberdaya, Don mampu mengorkestrasi kader muda dilingkar Hambalang yang disiapkan Presiden untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Kelompok muda yang poluler dengan Sebutan Satria Jedi yang kemudian bermetamorfosis dengan Boys Hambalang ini, merupakan jangkar utama Don didalam mengorkestrasi agenda Presiden untuk berhubungan dengan berbagai kelompok.

Kesembilan, tidak pernah menjadi tersangka; Hingga saat ini, dugaan miring dalam jejak digitalnya Don Dasco belum pernah terbukti secara hukum. Tanpa ketukan palu hakim, “Don Kancil” dari Senayan ini tetap melenggang bebas, mengantongi semua kunci orkestrasi republik di sakunya.

(Penulis adalah Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia – SMSI)

Berita Terkait

Irjen TNI Tutup Turnamen Bola Basket Piala Panglima TNI Tahun 2026
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan
Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria
Sentuh Tanahku Mudahkan Akses Informasi bagi Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan IN-Apps Digital Award 2026
PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan
TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Kemnaker Dukung BUMN Perkuat Tata Kelola Hubungan Industrial
Ketahui Kewajiban Bayar BPHTB dan PPh dalam Transaksi Jual Beli Tanah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:30 WIB

Irjen TNI Tutup Turnamen Bola Basket Piala Panglima TNI Tahun 2026

Jumat, 18 September 2026 - 13:21 WIB

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Jumat, 18 September 2026 - 13:17 WIB

Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria

Jumat, 18 September 2026 - 13:14 WIB

Sentuh Tanahku Mudahkan Akses Informasi bagi Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan IN-Apps Digital Award 2026

Jumat, 18 September 2026 - 13:10 WIB

PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru

Daerah

TNI Tangkap Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur di Yahukimo

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:35 WIB