Bongkar Drama Rantai Pasok MBG Tampo: Klaim 27 Supplier Muncul, Publik Kini Menunggu Pembuktiannya

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Reporter/Riski

‎MUNA, Sultra – Polemik transparansi rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muna Napabalano memasuki babak baru. Setelah sebelumnya publik mempertanyakan identitas pemasok bahan pangan yang tak kunjung dibuka.

Kepala SPPG Muna Napabalano berinisial L.T. akhirnya menyampaikan bahwa terdapat 27 supplier yang memasok kebutuhan Program MBG di wilayah Tampo.

‎Namun, pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru. Hingga berita ini diterbitkan, daftar 27 supplier yang diklaim belum diperlihatkan kepada wartawan maupun kepada publik sehingga belum dapat diverifikasi secara independen.

‎Sebelum munculnya klaim tersebut, tim investigasi telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak mitra pengelola berinisial H mengenai identitas supplier, mekanisme pengadaan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam rantai pasok Program MBG.

‎Namun, pada 30 Juli 2026 pukul 11.57 WIB, nomor WhatsApp wartawan yang digunakan untuk melakukan konfirmasi diketahui telah diblokir oleh pihak mitra. Demi menjalankan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, pada hari yang sama sekitar pukul 18.56 WIB, wartawan kembali menghubungi pihak mitra menggunakan nomor lain. Komunikasi berhasil tersambung, namun data supplier yang diminta tetap tidak diberikan.

‎Dalam proses komunikasi berikutnya, Kepala SPPG Muna Napabalano L.T. menyampaikan melalui pesan WhatsApp:

‎”Data supplier itu ada data yang sensitif, jadi harus jelas kepada siapa kami berikan.”

‎Tak lama setelah pernyataan tersebut, pada 3 Agustus 2026, L.T. menyampaikan bahwa Program MBG di Tampo melibatkan 27 supplier. Pernyataan itu diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan publik yang berkembang sejak polemik transparansi rantai pasok mencuat.

‎Namun, ketika wartawan meminta daftar 27 supplier tersebut sebagai bagian dari proses verifikasi jurnalistik, data yang diminta belum juga diberikan. Hingga berita ini diterbitkan, pesan lanjutan yang dikirim kepada Kepala SPPG telah dibaca, tetapi belum memperoleh tanggapan maupun penjelasan lebih lanjut.

‎Pernyataan bahwa data supplier merupakan informasi “sensitif” juga memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Program MBG merupakan program strategis nasional yang menggunakan anggaran negara sehingga pelaksanaannya menjadi bagian dari pengawasan publik.

Baca Juga :  Kapolsek Bekasi Barat Hadir Peringatan Maulid Nabi di SMPN 52: Kamtibmas Sampaikan Himbauan kepada Pelajar

Transparansi mengenai pemasok, mekanisme pengadaan, distribusi bahan pangan, hingga pelaksanaan program merupakan unsur penting dalam menjaga akuntabilitas serta membangun kepercayaan masyarakat.

‎Karena itu, yang kini ditunggu publik bukan lagi sekadar pernyataan bahwa terdapat 27 supplier, melainkan pembuktian atas klaim tersebut melalui data yang dapat diuji dan diverifikasi. Selama daftar supplier belum dibuka, ruang pertanyaan publik akan tetap terbuka dan polemik mengenai transparansi rantai pasok Program MBG di Tampo diperkirakan belum akan berakhir.

‎Redaksi tetap membuka ruang hak jawab kepada Kepala SPPG Muna Napabalano, pihak mitra pengelola, Badan Gizi Nasional, maupun instansi terkait apabila ingin memberikan klarifikasi, menunjukkan dokumen pendukung, atau memberikan penjelasan atas informasi yang diberitakan.

Berita Terkait

Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan
MRC No One Knows Dari Rakit Bambu ke Gelaralam, Berlabuh di Bunga Ayu
Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH
Ini, Strategi Disdagperin Kota Bekasi Naik Kelas Kan 12 IKM Lewat Sertifikasi Gratis
Pokja Wartawan Minta Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Walikota
Warga Terlantar Terevakuasi Oleh Dinsos Kota Bekasi di SPBU Setia Kawan Dengan Kondisi Memprihatinkan
Dampingi Wakapolres, Kapolsek Pondok Gede Pastikan Keamanan Maulid Akbar Sukses dan Kondusif
TNI Tangkap Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur di Yahukimo
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:55 WIB

Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan

Rabu, 23 September 2026 - 13:48 WIB

MRC No One Knows Dari Rakit Bambu ke Gelaralam, Berlabuh di Bunga Ayu

Rabu, 23 September 2026 - 08:15 WIB

Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH

Selasa, 22 September 2026 - 20:54 WIB

Ini, Strategi Disdagperin Kota Bekasi Naik Kelas Kan 12 IKM Lewat Sertifikasi Gratis

Selasa, 22 September 2026 - 18:16 WIB

Pokja Wartawan Minta Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Walikota

Berita Terbaru

Daerah

Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:15 WIB