ATR/BPN Muna Gelar Koordinasi dan Sosialisasi Akses Reforma Agraria di Desa Labone, Wujudkan Kesejahteraan Bersama

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Reporter; Riski

MUNA – Kantor ATR/BPN Kabupaten Muna menggelar Kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Akses Reforma Agraria dengan tema “Meningkatkan Kapasitas dan Partisipasi Masyarakat untuk Kesejahteraan Bersama” di Balai Pertemuan Desa Labone, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, pada Kamis (2/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPN atau yang mewakili, Kepala Desa Labone Agus Salim beserta perangkat desa, dan juga masyarakat petani Desa Labone.

Kepala Desa Labone, Agus Salim, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak ATR/BPN yang telah melaksanakan kegiatan di desanya.

Kades Labone menjelaskan bahwa kehadiran BPN sangat diharapkan menjadi jawaban bagi petani Desa Labone. Semisal di Desa Labone warga petani memanen hasil kebunnya, masih kesulitan untuk akses jual.

“Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menjadi jawaban atas kesulitan akses jual hasil tani dan juga bisa dibantu untuk pengadaan sumur bor,” harapnya.

Kades Agus Salim juga menekankan agar warga Desa Labone memanfaatkan lahan-lahan tidur untuk bertani agar lebih produktif.

Ia juga menegaskan bahwa program pemberian bantuan oleh pemerintah dalam bentuk kelompok bukan perorangan. Usai memberikan sambutan, Kades Labone membuka secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut.

Baca Juga :  Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Sementara itu, Kepala BPN yang diwakili Fatimah selaku Koordinator Kelompok Substansi Land Reform dan Pemberdayaan Tanah Kantor Pertanahan mengatakan, tujuan pertama adalah mengetahui potensi apa yang ada di Desa Labone.

“Pertama mengetahui potensi apa yang ada di Desa Labone,” ujar Fatimah.

Ia juga memberikan contoh tentang peran BPN bagi masyarakat yang mendukung program desa seperti kelompok usaha yang berada di Desa Napalakura yaitu memproduksi abon yang terbuat dari ikan bandeng.

Pada kesempatan yang sama, Juhari Hidayat selaku Konsultan GTRA Perpres No 62 Tahun 2023 menjelaskan bahwa program ini lebih ditekankan lagi untuk percepatan, yang pertama penataan aset, kedua penataan akses.

“Harapan pemerintah dengan diberinya kepastian hukum bagi masyarakat, maka kesejahteraan bisa meningkat. Terkait pemasaran hasil tani, BPN akan melakukan komunikasi dengan dinas perindustrian,” jelasnya.

Dalam sesi tanya jawab, La Miri warga Desa Labone menekankan agar pemerintah mampu mendukung hasil usaha masyarakat seperti koprah dan berharap Pemda bisa menetapkan harga bagi koprah yang dikelola warga Desa Labone.

Sementara itu warga lainnya yaitu Sengki Rahman berharap dalam sosialisasi seperti yang dilakukan oleh BPN sebaiknya juga menghadirkan pejabat berwenang seperti Kepala Dinas Pertanian, agar permasalahan petani bisa terjawab secara komprehensif.
Usai memberikan sambutan kades labone membuka secara resmi kegiatan sosialisasi.

Baca Juga :  Menteri Nusron Dampingi Presiden Buka Kongres XVIII Muslimat NU, Pemerintah Berikan Apresiasi Kepada Para Ibu Pembentuk Masa Depan Bangsa

Kepala BPN yang diwakili Fatimah koordinator kelompok substansi land reform dan pemberdayaan tanah kantor pertanahan

Pertama mengetahui potensi apa yang ada di Desa Labone. ujar Fatimah

Ia juga memberikan contoh tentang peran BPN bagi masyarakat yang mendukung program desa seperti kelompok usaha yang berada di Desa Napalakura yaitu memproduksi Abon yang terbuat dari ikan bandeng.

Juhari Hidayat konsultan GTRA Perpres No 62 tahun 2023 lebih ditekankan lagi untuk percepatan yang pertama penataan aset, kedua penataan akses

Harapan pemerintah dengan diberinya kepastian hukum bagi masyarakat.

Terkait penasaran hasil tani BPN akan melakukan komunikasi dengan perindustrian.

La Miri warga desa labone dalam pertanyaan nya menekankan agar pemerintah mampu mendukung hasil usaha masyarakat seperti koprah dan berharap Pemda bisa menetapkan harga bagi koprah yang di kelola warga desa labone.

Sementara itu warga lainnya yaitu Sengki Rahman berharap dalam sosialisasi seperti yang dilakukan oleh BPN sebaiknya juga menghadirkan pejabat berwenang seperti Kepala Dinas Pertanian.

Berita Terkait

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH
Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya
Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi
PWI Bekasi Raya Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan oleh Kepala DLH
Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi
HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian
Peringati HUT ke-81 TNI, Korem 143/HO Gelar Makan Gratis Bersama Masyrakat dan Libatkan UMKM
Upacara HUT TNI ke-81 di Yahukimo Berjalan Khidmat di Lapangan Abyu
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:01 WIB

HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian

Berita Terbaru