Menko Pangan Bersama Wali dan Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau pelaksanaan program MBG dan Cek Lokasi Pengelolaan Sampah Bantargebang

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor

Kota Bekasi, Jabar – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bekasi untuk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada rabu (21/01/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan mendatangi sejumlah titik strategis. Lokasi yang dikunjungi meliputi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Duren Jaya 4, Karya Guna 2 Kampus A, SMAN 18 Kota Bekasi, serta SMAN 8 Kota Bekasi.

Selain itu, kunjungan ini turut didampingi oleh Wakil Wali Kota Bekasi beserta jajaran Pemerintah Kota Bekasi. Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap implementasi program MBG di tingkat lokal.

Selama peninjauan, Menko Pangan melihat secara langsung proses penyediaan makanan, mulai dari pengolahan hingga distribusi. Ia juga berdialog dengan pengelola SPPG dan pihak sekolah guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Konawe Kepulauan Gelar Rapat Internal, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Sinergi Pelayanan

“Program ini bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi juga memastikan kandungan gizinya sesuai standar dan tepat sasaran,” ujar Zulkifli Hasan.

Selanjutnya, Menko Zulkifli Hasan cek lokasi pengelolaan sampah di Bantar Gebang dari TPST Bantargebang hingga Polder Ciketing Udik bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi.

Pemerintah menegaskan perlunya menentukan prioritas penanganan lebih dulu karena masyarakat tidak bisa terus menunggu, sementara persoalan sampah harus ditangani cepat dan tegas agar tidak semakin berdampak.

Tri Jelaskan bahwa dengan mencontoh negara seperti Tiongkok, pengelolaan sampah dapat dilakukan di tengah kota maupun kawasan elit tanpa bau (zero odor) melalui teknologi pengolahan yang modern, termasuk penanganan mikroplastik.

Infrastruktur pendukung seperti air dan lingkungan sekitar sudah tersedia, sehingga yang dibutuhkan kini adalah komitmen, semangat, dan keberanian mempercepat proses, termasuk administrasi yang selama ini memakan waktu bertahun-tahun namun sebenarnya bisa dipangkas menjadi hitungan bulan.

Baca Juga :  Balon Terbang Jadi Magnet Hiburan Akhir Pekan Warga di Plaza Patriot Chandrabhaga Kota Bekasi

Dengan langkah ini, Bekasi optimistis siap menjadi daerah terdepan dalam pengelolaan sampah yang bersih, cepat, dan berkelanjutan.

“Yang paling penting itu prioritasnya harus jelas. Masyarakat tidak mau terus menunggu, karena kalau terlambat persoalannya makin besar. Kita sudah melihat contoh di negara lain seperti Tiongkok, pengelolaan sampah bisa dilakukan di tengah kota dan kawasan elit tanpa bau sama sekali. Artinya, ini bisa kita lakukan di Bekasi.

Infrastruktur sudah ada, teknologinya ada, sekarang tinggal komitmen dan semangat kita untuk mempercepat, termasuk memangkas proses administrasi yang selama ini terlalu lama. Kalau kita serius, hitungan tahun bisa kita pangkas jadi hitungan bulan,” Jelas Tri

Berita Terkait

PWI Bekasi Raya: Audiensi Bersama Asda I Terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)
Moratorium Menara Telekomunikasi di Bekasi, Distaru Inventarisasi 670 Titik
Penataan Parkir Pemkot Bekasi Dipersoalkan, Forkorindo: Tanpa Payung Hukum dan Rugikan ASN
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi
TNI–ADF Padukan Kekuatan Laut dan Udara dalam Demo Pendaratan Amfibi Keris Woomera 2026
Sangat Kecewa, Koordinator Aksi Damai Solidaritas Wartawan Se-Bekasi Raya, Tegaskan: Copot Kadis LH Dalam 7 Hari Kedepan Atau Aksi Damai Jilid II
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:16 WIB

PWI Bekasi Raya: Audiensi Bersama Asda I Terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Moratorium Menara Telekomunikasi di Bekasi, Distaru Inventarisasi 670 Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Penataan Parkir Pemkot Bekasi Dipersoalkan, Forkorindo: Tanpa Payung Hukum dan Rugikan ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti

Berita Terbaru