Seruan Perbaikan Jalan Bula-Masiwang di SBT

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S. Pelu GB

MALUKU – Aksi demonstrasi yang digalang oleh LSM Jaringan Aspirasi Rakyat (JAR) Maluku di jantung pusat pengawasan, Kantor BPK RI Perwakilan Maluku dan Kantor DPRD Provinsi Maluku, pada hari Kamis, 30 Oktober 2025, bukanlah gertakan kosong, melainkan sebuah seruan tulus yang menggugah nurani.

Ini adalah desakan moral bagi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku dan seluruh kontraktor pelaksana untuk menunjukkan tanggung jawab sejati atas pekerjaan preservasi ruas Jalan Bula-Masiwang di Seram Bagian Timur (SBT).

Dengan pagu anggaran yang mencapai angka fantastis Rp49 Miliar untuk volume pekerjaan kurang lebih 60 kilometer pada tahun anggaran 2024, publik berhak menuntut hasil yang setimpal dan paripurna.

Kuba Boinau, Juru Bicara/Koordinator Lapangan JAR Maluku, dengan lantang menyuarakan keprihatinan mendalam yang membara di tengah masyarakat. “Kami menyaksikan sendiri, di lapangan, bahwa anggaran sebesar itu telah ditelan, namun kenyataan pahitnya adalah ruas Jalan Bula-Masiwang masih dirundung kerusakan parah di banyak titik.

Baca Juga :  Panduan Mengurus Alih Waris pada Sertipikat Tanah agar Hak Atas Tanah Tetap Terlindungi

Kondisi ini bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan ancaman nyata yang mengintai setiap pengguna jalan, berpotensi menjadi pemicu kecelakaan yang merenggut nyawa.

Kegagalan fundamental ini menimbulkan pertanyaan besar di benak publik: Ke mana perginya kualitas dan ketuntasan pekerjaan yang dijanjikan, “tegas Kuba Boinau, menyerukan agar tabir dibuka.

Oleh karena itu, LSM JAR Maluku tidak akan tinggal diam. Kami mengambil inisiatif berani untuk mendesak keras lembaga pengawas seperti BPK RI Perwakilan Maluku dan DPRD Provinsi Maluku.

Kami menuntut agar kedua lembaga terhormat ini segera memanggil dan menginterogasi pihak-pihak yang bertanggung jawab: Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah II, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta kontraktor pelaksana.

Baca Juga :  Panglima TNI Hadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana

Harapan kami bukan hanya klarifikasi, melainkan pengungkapan jujur dan transparan mengenai dugaan mark-up anggaran yang santer disinyalir menjadi biang keladi banyaknya kerusakan yang belum tertangani.

Lebih dari sekadar tuntutan hukum, aksi ini adalah panggilan moral kepada kontraktor pelaksana.

Kuba Boinau menyerukan, “Sebagai pilar penting pembangunan infrastruktur daerah, kami memohon agar kontraktor mengedepankan komitmen dan kepedulian sejati terhadap keselamatan rakyat, melampaui kepentingan finansial semata.

Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas suci! Tanggung jawab ini tidak berakhir saat serah terima proyek, melainkan terus melekat hingga infrastruktur ini berfungsi optimal, aman, dan menjadi warisan kebanggaan bagi masyarakat Seram Bagian Timur,” pungkasnya dengan nada mendesak.

Berita Terkait

Seminar Nasional Antropologi Bahas Krisis Menuju Indonesia Emas
Parindra DPC Kota Bekasi Solid Silaturahmi Dengan Menghadirkan Artis Ibu Kota Jakarta
YM. La Ode Riago, S.H. Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Miring
Wali Kota Bekasi Ajak Sahabat MUI Bersinergi Berantas Judi Online dan Tangani Persoalan LGBT
Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung
Dari Tanah Kelahiran Untuk Adat Lampung : Pangdam XXI/RI Dianugerahi Gelar Pangeran Satria Negara
Kemhan RI Perkuat Kesadaran Bela Negara di Lombok Tengah, Dukung Gagasan Pembentukan Kampung Bela Negara
Wakil Walikota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:50 WIB

Seminar Nasional Antropologi Bahas Krisis Menuju Indonesia Emas

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:40 WIB

Parindra DPC Kota Bekasi Solid Silaturahmi Dengan Menghadirkan Artis Ibu Kota Jakarta

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:50 WIB

Wali Kota Bekasi Ajak Sahabat MUI Bersinergi Berantas Judi Online dan Tangani Persoalan LGBT

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:35 WIB

Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:06 WIB

Dari Tanah Kelahiran Untuk Adat Lampung : Pangdam XXI/RI Dianugerahi Gelar Pangeran Satria Negara

Berita Terbaru