Hari Pangan Sedunia ke 80, GPN 08: Gelar Ngaliwet Rakyat Sareng Presiden RI ke 8

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor

Bogor, Jabar – Ngaliwet Rakyat Sareng Presiden RI ke 8 digagas Gerakan Persatuan Nasional Nol Delapan (GPN 08) untuk memperingati Hari Pangan Sedunia ke 80 sekaligus Setahun Presiden RI ke 8 Bersama Rakyat di Sentul International Convention Center (SICC), (20/10/2025).

Dukungan atas acara itu diamini dengan suara bulat oleh seluruh jajaran Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Penasehat dan 38 DPD GPN 08 yang hadir dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II GPN 08 di Bojong Koneng Cijayanti Kabupaten Bogor

Tema yang diusung “Rapatkan Barisan dan Konsolidasi Kekuatan hingga Ranting untuk Sukseskan Program Presiden RI ke 8 terkait Pangan, Koperasi dan UMKM”

Ketua Umum Gerakan Persatuan Nasional Nol Delapan (GPN 08) H. Safrin Sofyan menyatakan bahwa saat ini GPN 08 yang dipimpinnya akan turut aktif mengisi buah kemenangan pasangan Prabowo – Gibran. Seperti diakuinya, bentuk dan dukungan GPN 08 saat pemenangan itu berpengaruh besar terhadap pemenangan satu putaran, apalagi GPN 08 dideklarasikan di Kertanegara IV langsung oleh Prabowo Subianto.

Dalam arahannya di depan ratusan peserta Rakornas, Safrin mengingatkan mulai saat ini GPN 08 harus mampu mengkosolidasi kekuatan dan soliditas sampai tingkat ranting untuk mengisi dan mengawal program pemerintah khususnya di bidang pangan, koperasi, umkm, energi terbarukan, MGB di desa tertinggal, terdepan dan terluar hingga pengentasan kemiskinan.

Baca Juga :  (Sertijab) Asran Terima Estafet Kepemimpinan dari Abu Bakar

“Kemenangan saat itu kini sudah kita raih. Saatnya seluruh unsur organisasi di 38 Provinsi dan 316 Kabupaten kembali berjibaku sukseskan program yang dicanangkan Presiden,“ imbuhnya.

DPP GPN 08, lanjut Safrin sedang mengamati secara serius kasus sengketa lahan yang terjadi di Sintang Kalbar Dimana laporan ketua DPD Kalbar GPN 08 Linda Susanti diduga kuat ada pelanggaran prosedur hukum dari para penegak hukum.

“Eksekusi ini dilakukan tanpa aanmaning, sidang insidentil, konstatering, dan pemberitahuan pengosongan lahan. Ini jelas pelanggaran prosedur,” tegas Linda.

Sementara Ketua DPD Aceh Said Rahmadi menyatakan bahwa daerahnya sudah menyiapkan lahan pertanian seluas 2500 hektar yang disiap menjadi kawasan pertanian terintegrasi untuk ditanami padi, jagung dan sweet shorgum.

“Seluruh kawasan pertanian itu nantinya akan menggunakan pupuk prochip GPN 08 yang sudah terbukti bagus di benua Afrika,” jelas Said.

Baca Juga :  RDP dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Progres Pendaftaran Tanah Capai 98%

Terkait acara “Ngaliwet Rakyat Sareng Presiden ke 8” yang digagas GPN 08, menurut Ketua Komite Ekonomi Nasional GPN 08 Tony Setiawan, merupakan bagian dari acara akbar “The Power of Eighth (08)” direncanakan dibuka Presiden Prabowo Subianto.

“Acara ini dimeriahkan pula dengan Gebyar Inovasi Pangan Rakyat yang dihadiri 10.000 peserta serta didukung oleh tujuh kementerian yakni Koperasi, UMKM, Ekonomi Kreatif, Desa PDT, Pertanian, Lingkungan Hidup dan Badan Pangan Nasional.

“Saat ini kami telah bersurat kepada Menteri Sekretaris Negara untuk memastikan agenda Bapak Presiden bersedia datang di acara ini. Semoga dalam waktu dekat sudah mendapatkan kepastiannya,” ujar Tony.

Ngaliwet ini budaya luhur tatar pasundan. Ada pesan filosofis tentang kebersamaan tanpa kelas dan kebersyukuran atas nikmat keberkahan pangan yang telah dianugerahi Allah kepada masyarakat Indonesia.

“Terlebih Presiden sangat perduli adat istiadat dan budaya masyarakat sunda dan bertempat tinggal juga di tatar pasundan. InsyaAllah beliau bersedia datang dan yang mimpin acara itu adalah Gubernur KDM,” papar Safrin.

Berita Terkait

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu
Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim
Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah
Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan
Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 07:18 WIB

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Senin, 28 September 2026 - 10:04 WIB

Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim

Senin, 28 September 2026 - 08:44 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Senin, 28 September 2026 - 08:39 WIB

Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

Senin, 28 September 2026 - 06:47 WIB

Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah

Berita Terbaru