Polda Aceh dan Bapanas Inspeksi Pangan untuk Antisipasi Penimbunan dan Kenaikan Harga Pascabanjir

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor

ACEH – Ditreskrimsus Polda Aceh bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Dinas Pangan Aceh melaksanakan inspeksi pangan di tujuh kabupaten/kota untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga, serta mencegah penimbunan bahan pokok pascabencana banjir.

Inspeksi yang dilakukan mulai Minggu, 30 November 2025, itu berlokasi di Kota Banda Aceh, Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Jaya, dan Kabupaten Aceh Barat. Wilayah tersebut menjadi target inspeksi untuk memastikan para pedagang tidak melakukan penyimpangan seperti penimbunan pangan atau menaikkan harga di luar batas kewajaran.

Baca Juga :  Berbagi Kebahagiaan Ramadan, Lanud Sultan Hasanuddin Bagikan Takjil di Simpang Lima Bandara

“Polda Aceh, Bapanas, Dinas Pangan Aceh, dan instansi terkait lainnya melakukan inspeksi untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjual bahan pokok di atas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Di sinilah peran kita mengawal, agar harga beli masyarakat tidak melampaui ketentuan,” kata Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol. Zulhir Destrian, Selasa, 2 Desember 2025.

Zulhir juga menyampaikan bahwa Satgas Pangan akan terus dioptimalkan. Polda telah menugaskan Kasat Reskrim serta Kanit Tipiter pada setiap kabupaten dan kota untuk mengawasi jalannya distribusi pangan agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Sinergi Pemkot Ambon dan Kemenkes RI: Fokus Pembangunan RSUD dan Penanganan TBC

“Pengawasan kita lakukan terhadap berbagai bahan pangan penting seperti beras, telur, daging, dan cabai untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar,” tegasnya.

Ia berharap inspeksi ini dapat membuat masyarakat merasa tenang karena pemerintah dan aparat terus bekerja menjaga ketahanan serta stabilitas harga pangan di seluruh wilayah Aceh.

Berita Terkait

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah
Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan
Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan
MRC No One Knows Dari Rakit Bambu ke Gelaralam, Berlabuh di Bunga Ayu
Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:54 WIB

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal

Senin, 28 September 2026 - 08:44 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Senin, 28 September 2026 - 08:39 WIB

Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

Senin, 28 September 2026 - 06:47 WIB

Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah

Jumat, 25 September 2026 - 18:21 WIB

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan

Berita Terbaru