Pemkot Bekasi Buka Seleksi Terbuka JPTP Sekda, Ketua DPRD Tekankan Meritokrasi dan Transparansi

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotNasional.com
Reporter

Kota Bekasi, Jabar – Pemerintah Kota Bekasi secara resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah. Posisi strategis tersebut lowong sejak 1 November 2026.

Pengumuman bernomor `800.1.2.6/01-Pansel.JPTP-SD/2026` yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Dr. H. Dedi Supandi, M.Si, membuka peluang bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Kriteria Ketat, Pendaftaran Daring 1–15 September

Panitia menetapkan sejumlah persyaratan sebagai filter awal. Calon wajib berpendidikan minimal S1 atau Diploma IV, dengan pangkat serendah-rendahnya Pembina Tingkat I golongan IV/b. Jabatan diutamakan bagi yang telah menduduki golongan IV/c.

Batas usia ditetapkan maksimal 56 tahun bagi pejabat Administrator atau Fungsional Ahli Madya. Sementara bagi yang pernah atau sedang menduduki JPT Pratama, batas usia diperluas hingga 58 tahun.

Selain itu, peserta harus memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun, diutamakan telah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II atau Pelatihan Kepemimpinan Administrator. Syarat administratif lain mencakup predikat kinerja “BAIK” dalam 2 tahun terakhir, bebas dari hukuman disiplin dan pidana, tidak terafiliasi partai politik, serta sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.

Baca Juga :  Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara, Menteri Nusron: Tugas Saya sebagai Menteri adalah Memberikan Kepastian dan Harapan

Peserta juga diwajibkan melampirkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, Surat Pemberitahuan Tahunan 2025, dan rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian.

Pendaftaran dibuka mulai “1 hingga 15 September 2026” melalui portal resmi “ASN Karier BKN”.

Tuntutan Publik: Proses Bebas Intervensi

Di tengah pembukaan seleksi, masyarakat dan pemangku kepentingan menitipkan harapan besar. Proses ini dituntut berlangsung objektif, bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, serta tanpa rekayasa persyaratan yang menguntungkan pihak tertentu.

Transparansi juga menjadi sorotan utama. Mulai dari pemeriksaan rekam jejak peserta hingga pengumuman hasil akhir, semuanya diharapkan dapat diakses dan dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Seleksi ini diharapkan melahirkan Sekda yang berintegritas, berkompeten, dan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan Kota Bekasi,” demikian ditegaskan dalam pengumuman.

DPRD: Sekda Adalah Nahkoda Birokrasi
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, menekankan bahwa Sekda memiliki peran sentral sebagai penggerak roda pemerintahan. Jabatannya tidak terbatas pada urusan administrasi, melainkan juga memimpin aparatur dan menjadi Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  HUT ke-29 Kota Bekasi, Wali Kota: Warga Kini Jadi Kekuatan Inti Pembangunan

“Terpenting, calon Sekda ini orangnya cakap memimpin birokrasi, sehingga kebijakan-kebijakan tidak terhambat dalam proses administrasi maupun implementasi,” ujar Sardi, pada Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, kepemimpinan ke depan harus adaptif, memiliki kemampuan manajerial yang kuat, komunikasi yang luas, serta mampu membangun hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif.

Sardi juga mendorong panitia untuk tidak terjebak pada faktor senioritas semata. Sistem merit harus menjadi acuan utama. Dengan skema open bidding, peluang tidak tertutup bagi figur dari luar Kota Bekasi.

“Kalau open bidding, orang luar banyak juga jadi Sekda di berbagai tempat lain itu dari luar daerah,” katanya.

Dinamika Nama Calon.
Hingga saat ini, belum ada penetapan nama resmi. Namun sejumlah nama mulai mengemuka dalam perbincangan publik, antara lain “Muhammad Solikhin, Arif Maulana, Nadih Arifin, dan Yudianto.

Dengan seluruh tahapan yang dipantau secara terbuka, diharapkan figur terpilih kelak tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mendapatkan legitimasi dan kepercayaan penuh dari masyarakat Kota Bekasi.

Berita Terkait

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH
Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya
Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi
PWI Bekasi Raya Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan oleh Kepala DLH
Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi
HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian
Peringati HUT ke-81 TNI, Korem 143/HO Gelar Makan Gratis Bersama Masyrakat dan Libatkan UMKM
Upacara HUT TNI ke-81 di Yahukimo Berjalan Khidmat di Lapangan Abyu
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Awak Media Bekasi Raya Bersatu, Aksi Damai 15 Oktober Desak Bupati Evaluasi Kadis LH

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Terkai ‎Dugaan Pengusiran Wartawan, Ucap Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi: Kepala Daerah Harus Mengevaluasi Kembali Pejabatnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Kasus Pembacokan Sesama Pelajar di Bekasi, 10 Orang Ditangkap Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:01 WIB

HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara, Dipererat Kebersamaan TNI dan Kepolisian

Berita Terbaru