Peletakan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Waelihang

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S. Pelu GB

Kabupaten Buru, Maluku – Peletakan Batu Pertama Kampung Nelayan Merah Putih di Waelihang, Buru
Suasana antusiasme dan optimisme meliputi Desa Waelihang, Kabupaten Buru, menyambut momen bersejarah peletakan batu pertama Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Acara ini menandai dimulainya pembangunan kawasan nelayan terpadu, sebuah inisiatif nasional yang digagas dengan harapan besar untuk secara signifikan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat pesisir di wilayah tersebut.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting.

Anggota DPR-RI, Ibu Saadiah Uluputty, hadir memberikan semangat dan restu atas program strategis ini.

Baca Juga :  Festival Adu Bedug dan Dondang ke-19 Meriahkan Mustika Jaya, Walikota Bekasi Ajak Lestarikan Budaya

Jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati Buru, Bapak Ikram Umasugi, S.E., Wakil Bupati, Bapak Haji. Sudarmo, S.P. M.Si, Sekretaris Daerah, Bapak Ilyas Hamid, S.H., hingga seluruh pimpinan OPD dan Forkopimda Kabupaten Buru, turut hadir, menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menyukseskan pembangunan KNMP.

Dukungan nyata juga terlihat dari kehadiran perwakilan legislatif, termasuk Anggota DPRD Provinsi Maluku, Bapak Solihin Buton, dan anggota DPRD Kabupaten Buru.

Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten ini membuktikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih adalah upaya bersama yang bertujuan langsung menjawab kebutuhan mendesak para nelayan di Waelihang.

Baca Juga :  Wamen Ossy Ingatkan Pemutakhiran Data Digital Merupakan Pekerjaan Rumah Bersama

Peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol harapan besar agar proyek KNMP dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal.

Kehadiran kampung nelayan ini merefleksikan perhatian serius negara terhadap para nelayan, mereka adalah garda terdepan penjaga laut dan penyedia sumber pangan bangsa.

Diharapkan Desa Waelihang akan menjadi model perubahan positif yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat nelayan di Kabupaten yang bertajuk Buru Berseri.

Berita Terkait

Waode Syakira Pukau Silaturahmi Akbar Masyarakat Muna di Kendari
Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI
Kemeterian ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat Bukan untuk Jadikan Tanah Adat sebagai Tanah Negara
Kerukunan Mieno Tampo Kandari Perkuat Kebersamaan dalam Silaturahmi Akbar
Kerajaan Muna Semarakkan Silaturahmi Akbar KKMM
Seminar Nasional Antropologi Bahas Krisis Menuju Indonesia Emas
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:59 WIB

Senin, 20 Juli 2026 - 13:16 WIB

Waode Syakira Pukau Silaturahmi Akbar Masyarakat Muna di Kendari

Senin, 20 Juli 2026 - 13:06 WIB

Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

Senin, 20 Juli 2026 - 12:53 WIB

Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI

Senin, 20 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kemeterian ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat Bukan untuk Jadikan Tanah Adat sebagai Tanah Negara

Berita Terbaru

Daerah

Selasa, 21 Jul 2026 - 12:59 WIB