Kampanye Anti Kekerasan, Bentuk Komitmen Pemkab Buru Lindungi Perempuan dan Anak

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
H. Asmor

Namlea, Maluku – Pemerintah Kabupaten Buru menunjukkan komitmennya dalam memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan menggelar Kampanye Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini, mulai 25 hingga 25 September 2025, dibuka secara resmi di Aula Kantor Bupati dan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran publik.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bapak Nawawi Tinggapi, S.Sos., yang mewakili Bupati Buru.

Acara dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Forkopimda, staf ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua P2TP2A, serta seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Buru.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Kepulauan Tetap Buka Pelayanan Sampai 27 Maret 2025

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah untuk menyukseskan program ini.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Bapak Nawawi Tinggapi, Bupati Buru, Ikram Umasugi, S.E., menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata dari komitmen Pemkab Buru untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Bupati juga secara khusus menekankan pentingnya peran camat dan kepala desa sebagai ujung tombak dalam mengimplementasikan program ini di wilayah masing-masing.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam program ini. Baik tokoh agama, tokoh adat, pemuda, maupun organisasi peduli perempuan dan anak diharapkan bahu-membahu untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan.

Baca Juga :  ATR/BPN Kota Bekasi menggelar sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026

Kolaborasi dari semua pihak ini dianggap krusial untuk memastikan program berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Bupati Ikram Umasugi, S.E., berharap kampanye ini dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak lagi dianggap sepele, melainkan menjadi perhatian bersama yang harus ditangani dengan serius dan terpadu.

Berita Terkait

RSUD CAM Kota Bekasi Masuk 10 Besar Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026
Pemdes Lambiku Gelar Sosialisasi Pengalihan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, Kades Tekankan Kelompok Tani Aktif
Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu
Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim
Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:53 WIB

RSUD CAM Kota Bekasi Masuk 10 Besar Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026

Selasa, 29 September 2026 - 17:37 WIB

Pemdes Lambiku Gelar Sosialisasi Pengalihan Ketahanan Pangan dan RDKK Pupuk Subsidi, Kades Tekankan Kelompok Tani Aktif

Selasa, 29 September 2026 - 07:18 WIB

Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

Senin, 28 September 2026 - 10:04 WIB

Merasa Diasingkan dan Minim Akses Agenda Wali Kota, Pokja Wartawan Bekasi Cecar Kabag Prokopim

Senin, 28 September 2026 - 08:54 WIB

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangan Prasarana Lebih Optimal

Berita Terbaru