Bansos Salah Sasaran Akan Berahir, Ambon Terpilih Uji Coba Sistem Digital Nasional

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S Pelu GB

JAKARTA – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa keandalan data faktual adalah fondasi mutlak dalam pengambilan kebijakan pemerintah, terutama guna memastikan bantuan sosial (bansos) tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (3/2/2026). Kota Ambon terpilih sebagai satu dari 41 daerah piloting nasional untuk transformasi sistem distribusi bantuan ini.

Poin Strategis Pertemuan
Berdasarkan arahan dalam pertemuan tersebut, Bodewin menggarisbawahi beberapa materi krusial yang akan segera diimplementasikan di Kota Ambon:

Implementasi DTSEN: Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akan menjadi rujukan tunggal (single source of truth) untuk seluruh intervensi sosial, mulai dari bansos reguler hingga penanganan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga :  Tata Ruang sebagai Pintu Masuk Investasi, Menteri Nusron Imbau Pemda se-Jawa Timur Tuntaskan RDTR

Adopsi Teknologi AI: Mengacu pada keberhasilan Kabupaten Banyuwangi, pendataan ke depan akan mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) untuk memvalidasi data secara otomatis, sehingga meminimalisir kesalahan input manual.

Mekanisme Koreksi Publik: Sistem digital ini bersifat dinamis; memberikan ruang bagi masyarakat untuk memverifikasi dan menyanggah data yang tidak akurat, sehingga jumlah penerima bisa bertambah atau berkurang sesuai kondisi riil di lapangan.

Penghapusan Ego Sektoral: Seluruh instansi diwajibkan mengintegrasikan basis data mereka ke dalam satu platform nasional untuk menghindari tumpang tindih bantuan.

Pernyataan Wali Kota Ambon
Bodewin menjelaskan bahwa tantangan terbesar selama ini bukanlah kekurangan anggaran, melainkan lemahnya integrasi data antar-lembaga. Dengan adanya sistem digital ini, transparansi akan menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Pertanahan Akhir Tahun, Menteri ATR Nusron Instruksikan Jajaran Masuk di Akhir Pekan

“Hari ini kita semua diperhadapkan dengan soal keandalan data. Data itu penting karena menjadi dasar pengambilan keputusan. Konsekuensi dari pendataan digital ini adalah fluktuasi angka; ada yang turun, ada juga yang naik, karena semuanya berbasis data faktual,” jelas Bodewin.

Ia juga menambahkan bahwa target yang ditetapkan oleh Ketua Transformasi Digital Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, sangat jelas: seluruh data sosial ekonomi harus terintegrasi penuh pada Oktober 2026.

“Tujuannya jelas, supaya ke depan yang menerima bantuan itu benar-benar mereka yang berhak. Yang tidak berhak tidak boleh menerima. Sekarang data itu harus terintegrasi, terpadu, menjadi satu data sosial ekonomi nasional yang akan menjadi dasar kebijakan pemerintah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dukung Penuh Sekolah Terintegrasi, Wamen Ossy Tekankan Kepastian Penyediaan Tanah dan Penataan Ruang
Gelar Rakor Pelaksanaan ILASPP, Menteri Nusron Ingin Perbanyak Peta untuk Percepat Penyusunan RDTR
Sawah Masih Menyusut, Menteri Nusron Akan Terapkan Kebijakan Darurat Perlindungan Lahan Pertanian
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan Keuangan di BPK RI
Upaya Atasi Masalah Pertanahan dalam Kawasan Hutan, Menteri Nusron: Sudah Miliki MoU dengan Menteri Kehutanan
Menteri Nusron Sepakati Pencabutan HGU Seluas 85 Ribu Hektare di Atas Tanah Kemenhan
Panglima TNI Dampingi Menhan RI Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI
Menyentuh Pernikahan Putera Umar Key di TMII: Padukan Sakralnya Adat Kei dan Hangatnya Persaudaraan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:09 WIB

Bansos Salah Sasaran Akan Berahir, Ambon Terpilih Uji Coba Sistem Digital Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:48 WIB

Dukung Penuh Sekolah Terintegrasi, Wamen Ossy Tekankan Kepastian Penyediaan Tanah dan Penataan Ruang

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:43 WIB

Gelar Rakor Pelaksanaan ILASPP, Menteri Nusron Ingin Perbanyak Peta untuk Percepat Penyusunan RDTR

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:44 WIB

Panglima TNI Dampingi Menhan RI Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan Keuangan di BPK RI

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:24 WIB

Upaya Atasi Masalah Pertanahan dalam Kawasan Hutan, Menteri Nusron: Sudah Miliki MoU dengan Menteri Kehutanan

Berita Terbaru