Mulyadi, Pedagang Ikan Keliling di Aceh Singkil Kecewa, Klaim Tidak Mendapat Jatah Program Pendingin Ikan

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Reporter/SB.
‎
‎Aceh Singkil — Seorang pedagang ikan keliling di Kabupaten Aceh Singkil bernama Mulyadi menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Perikanan dan Kelautan. Ia merasa keberatan karena hingga saat ini dirinya belum menerima bantuan unit pendingin ikan yang dikabarkan akan dibagikan kepada para pelaku usaha perikanan rakyat.
‎
‎Menurut Mulyadi, yang sehari-hari menjual ikan keliling dari desa ke desa, kebutuhan akan alat pendingin ikan sangat mendesak agar hasil tangkapan tetap segar dan tidak cepat rusak, terutama saat cuaca panas. Tanpa alat tersebut, ia kerap mengalami kerugian karena sebagian ikan yang dijual tidak laku dan membusuk sebelum terjual habis.
‎
‎”Saya sudah berusaha mencari nafkah sebagai pedagang ikan keliling bertahun-tahun lamanya. Ketika kami mendengar ada program bantuan pendingin ikan dari dinas, kami merasa sangat berharap. Namun harapan itu seakan diabaikan,” ungkap Mulyadi dengan nada kecewa, Selasa (27/10/2026).
‎
‎Ia juga menanyakan kriteria penentuan penerima bantuan tersebut, karena merasa dirinya termasuk golongan yang sangat membutuhkan alat tersebut untuk menunjang usahanya, namun justru belum tersentuh program.
‎
‎”Saya tidak meminta yang lain-lain, cukup keadilan. Kalau memang ada program, seharusnya kami yang benar-benar berjuang di lapangan juga diperhatikan, bukan hanya kelompok tertentu saja,” tambahnya.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Aceh Singkil belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan Mulyadi.

Baca Juga :  Cahaya Obor Batu Merah: Simbol Kasih dan Pesan Persaudaraan Bodewin Wattimena Menyambut Ramadan 1447H

Masyarakat berharap pihak terkait dapat segera meninjau kembali penyaluran program agar tepat sasaran dan transparan.

Berita Terkait

Pembangunan Flyover Bulak Kapal Segera Dimulai, Akses Ampera dan Muhammad Yamin Disiapkan sebagai Alternatif
Menakar Kesiapan Pemerintah Kota BekasiSebagai Tuan Rumah Porprov XV 2026
Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi
Operasi Patuh Jaya 2026, Polres Metro Bekasi Kota Ajak Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas Tertib, Aman dan Berkeselamatan
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
Pelataran Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pembangunan Flyover Bulak Kapal Segera Dimulai, Akses Ampera dan Muhammad Yamin Disiapkan sebagai Alternatif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Menakar Kesiapan Pemerintah Kota BekasiSebagai Tuan Rumah Porprov XV 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:27 WIB

Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Mulyadi, Pedagang Ikan Keliling di Aceh Singkil Kecewa, Klaim Tidak Mendapat Jatah Program Pendingin Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026, Polres Metro Bekasi Kota Ajak Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas Tertib, Aman dan Berkeselamatan

Berita Terbaru