Ini, Strategi Disdagperin Kota Bekasi Naik Kelas Kan 12 IKM Lewat Sertifikasi Gratis

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
Asmor

Kota Bekasi, Jabar – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi mencatatkan tiga program utama pada Bidang Perindustrian yang direncanakan sejak Januari hingga September telah dan sedang terealisasi.

Tiga agenda tersebut meliputi Lomba Food Ethnic, Sosialisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta Fasilitasi Sertifikasi bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

‎Tomo, mewakili Kepala Bidang Perindustrian Disdagperin Kota Bekasi, menjelaskan bahwa dua program awal telah rampung dilaksanakan.

‎”Yang sudah terealisasi yaitu lomba Food Ethnic tingkat PKK Kecamatan se-Kota Bekasi, itu sudah berjalan. Terus sosialisasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sesuai Perpres,” ujar Tomo, pada Selasa (22/09/2026) di ruang kerjanya.

‎Untuk kegiatan Food Ethnic, pemenang di tingkat kota nantinya diproyeksikan untuk mewakili Kota Bekasi ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

‎Sementara itu, sosialisasi TKDN digelar untuk memberikan pemahaman regulasi kepada para pelaku industri dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian.

‎Saat ini, fokus utama Disdagperin Kota Bekasi berada pada program fasilitasi sertifikasi IKM yang meliputi pengurusan ISO, SNI, hingga HACCP. Seluruh pembiayaan program ini ditanggung penuh oleh APBD Kota Bekasi sehingga pelaku usaha tidak dikenakan biaya.

‎”Yang masih berjalan saat ini adalah fasilitasi sertifikasi untuk para pelaku usaha IKM. Ini kegiatan akhir kita,” jelas Tomo.

‎Proses seleksi sertifikasi ini telah dimulai sejak Juli dengan pendaftaran terbuka secara daring. Dari sekitar 150 pelaku IKM yang mendaftar, tim kurator dan konsultan melakukan seleksi berkas serta verifikasi lapangan hingga menetapkan 12 IKM terbaik yang berhak melanjutkan ke tahap sertifikasi.

‎”Dari 150 pendaftar lewat Bitly, kita seleksi berkas dan peninjauan lapangan bersama konsultan. Terpilih 12 IKM yang benar-benar siap. Saat ini proses menuju penerbitan sertifikat dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) masih terus berjalan,” pungkas Tomo.

‎Pelaksanaan seluruh agenda di awal hingga pertengahan tahun ini sengaja dirancang agar penyerapan program dapat berjalan optimal tanpa terburu-buru mendekati batas akhir tahun anggaran.

Baca Juga :  Kunker ke Tapteng, Kapolda Sumut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres Tapanuli Tengah

Berita Terkait

Pokja Wartawan Minta Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Walikota
Warga Terlantar Terevakuasi Oleh Dinsos Kota Bekasi di SPBU Setia Kawan Dengan Kondisi Memprihatinkan
Dampingi Wakapolres, Kapolsek Pondok Gede Pastikan Keamanan Maulid Akbar Sukses dan Kondusif
TNI Tangkap Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur di Yahukimo
PGR Kota Bekasi Perkuat Mesin Politik hingga Akar Rumput, Enam Ranting Bekasi Utara Terima SK
Wujud Nyata Kemanunggalan, Kodim 0808/Blitar Gelar Bakti Sosial Dan Baksoskes Serentak Sambut HUT Ke-81 TNI
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Permakanan Tahun 2026 bagi Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas di Bekasi Timur
FPMM Maulid Akbar Nusantara Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H / 2026 M
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:54 WIB

Ini, Strategi Disdagperin Kota Bekasi Naik Kelas Kan 12 IKM Lewat Sertifikasi Gratis

Selasa, 22 September 2026 - 18:16 WIB

Pokja Wartawan Minta Pemkot Bekasi Sediakan Press Room Representatif di Kantor Walikota

Selasa, 22 September 2026 - 15:22 WIB

Warga Terlantar Terevakuasi Oleh Dinsos Kota Bekasi di SPBU Setia Kawan Dengan Kondisi Memprihatinkan

Senin, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Dampingi Wakapolres, Kapolsek Pondok Gede Pastikan Keamanan Maulid Akbar Sukses dan Kondusif

Minggu, 20 September 2026 - 18:21 WIB

PGR Kota Bekasi Perkuat Mesin Politik hingga Akar Rumput, Enam Ranting Bekasi Utara Terima SK

Berita Terbaru