Kapolda Maluku Kokohkan Pilar Kemitraan Polri dan Masyarakat dari Rumah Ibadah

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SorotNasional.com
M.S Pelu GB

Ambon, Maluku — Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak pernah berdiri di atas fondasi tunggal kekuatan penegakan hukum. Ia lahir dari rajutan emosional, spiritual, serta kesadaran kolektif antara aparat negara dan rakyatnya. Menyadari hakikat kriminologi sosial tersebut, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menginisiasi langkah heroik yang meruntuhkan sekat-sekat birokrasi: merajut keamanan dari saf-saf masjid melalui safari Salat Subuh Berjamaah.

Bukan sekadar kewajiban ritual keagamaan, kehadiran pimpinan tertinggi Kepolisian Daerah Maluku di tengah-tengah warga saat fajar menyingsing merupakan perwujudan dari community policing (pemolisian masyarakat) berbasis pendekatan sosiokultural dan spiritual. Dari mihrab dan mimbar masjid, ruang dialog interaktif yang egaliter dan penuh kehangatan humanis tercipta tanpa jarak.

Baca Juga :  ZB Van Buton 1919: Awal Cagar Alam Napabalano

Secara ilmiah, pendekatan pengamanan berbasis komunitas ini terbukti efektif menurunkan potensi benturan sosial dan kejahatan (crime prevention). Integrasi antara nilai-nilai keimanan, moralitas, serta pranata lokal seperti kearifan Pela Gandong dan semangat Potong di Kuku Rasa di Daging menjadi modal sosial (social capital) yang sangat tangguh dalam membentengi masyarakat dari ancaman disintegrasi, isu hoaks, maupun provokasi yang merusak harmonisasi.

Dalam tatap muka dan dialog hangat bersama para tokoh agama serta jamaah usai salat, Kapolda Maluku menegaskan komitmen institusinya untuk terus bertransformasi menuju Polri yang makin Presisi, transparan, dan berorientasi penuh pada pengabdian tulus bagi kemanusiaan. Kehadiran Polri di tengah subuh yang dingin menjadi simbol keteladanan—bahwa pengayom masyarakat hadir menjaga kedamaian bahkan sebelum roda aktivitas warga berputar.

Baca Juga :  Pemda Kabupaten Konawe Kepulauan Hibahkan Tanah dan 1 (satu) unit Kendaraan Operasional untuk Kantah Konkep

Langkah humanis dan visioner ini mendapat apresiasi mendalam dari masyarakat luas. Sinergi yang terbangun di atas fondasi spiritualitas dan persaudaraan sejati ini diyakini mampu membawa Maluku menjadi wilayah yang aman, damai, dan berkemajuan.

“Membangun keamanan tidak cukup hanya dengan tindakan penegakan hukum di lapangan, melainkan harus dimulai dari sentuhan kehangatan nurani, penguatan benteng moralitas, serta keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat. Ketika silaturahmi terjalin kokoh dari rumah-rumah ibadah, maka kedamaian yang sejati akan berakar kuat di tanah Maluku ini,” Pungkasnya.

 

Berita Terkait

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah
Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan
Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan
MRC No One Knows Dari Rakit Bambu ke Gelaralam, Berlabuh di Bunga Ayu
Perkuat Keamanan Lapas Bekasi, Razia Gabungan Bersama APH
Ini, Strategi Disdagperin Kota Bekasi Naik Kelas Kan 12 IKM Lewat Sertifikasi Gratis
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:44 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Senin, 28 September 2026 - 08:39 WIB

Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

Senin, 28 September 2026 - 06:47 WIB

Keputusan Adat Petuanan Kaiely: Menjaga Warisan Leluhur, Merawat Damai Dataran Tinggi dan Rendah

Jumat, 25 September 2026 - 18:21 WIB

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kantor Kelurahan Tampo: Kami heran Bahkan Stempel Dibawa Pulang Kepala Lingkungan

Rabu, 23 September 2026 - 13:55 WIB

Manja Rider Community: Dari Perjalanan Keluarga Menjadi Kebersamaan di Jalan

Berita Terbaru