sorotnasional.com
M.S Pelu GB
Ambon, Maluku – Di bawah langit Ambon yang teduh, gema takbir mulai menyapa sanubari. Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Beta Bodewin M. Wattimena beserta keluarga merengkuh seluruh umat Islam di Kota Ambon dengan ucapan selamat merayakan hari kemenangan.
Perayaan kali ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah simfoni persaudaraan yang diringi 10 pesan inspiratif untuk seluruh warga kota:
ALASAN INSPIRATIF UNTUK RAYAKAN IDUL FITRI BERSAMA
Puasa yang Dilakukan dengan Khusyu adalah Modal Kemenangan
Setiap detik ibadah puasa selama sebulan penuh yang dijalankan dengan khusyuk menjadi dasar yang kokoh untuk menyambut hari kemenangan dengan hati yang damai dan penuh berkah.
Perbedaan Waktu Merayakan adalah Dinamika Positif
Meskipun ada yang merayakan besok dan sebagian lainnya lusa, hal ini bukanlah perbedaan yang memecah belah, melainkan bukti keberagaman yang memperkaya makna perayaan bersama.
Saling Memberi Kekuatan Jaga Persatuan
Idul Fitri menjadi momen yang tepat untuk saling memberikan semangat dan kekuatan, sehingga seluruh warga Kota Ambon tetap bersatu dalam suasana kegembiraan.
Kaum Ibu Sebagai Pelopor Harmoni Rumah dan Masyarakat
Ketua Tim PKK Kota Ambon, Ibu Lisa M. Wattimena, mengingatkan bahwa kaum ibu yang aktif dalam kegiatan PKK sekaligus mampu mengurus sahur dan berbuka dengan baik menjadi contoh nyata bagaimana menciptakan harmoni antara tanggung jawab keluarga dan masyarakat.
Suasana Sebelum Lebaran sebagai Bentuk Cinta Terhadap Sesama
Kegiatan persiapan lebaran yang dilakukan bersama-sama menjadi bukti bahwa cinta terhadap sesama telah tumbuh kuat di tengah masyarakat Kota Ambon.
Ungkapan Syukur Sebagai Kunci Kebahagiaan
Walikota Ambon (Pak Win) mengajak seluruh warga untuk menyambut hari raya dengan rasa syukur yang mendalam, karena dengan syukur kita dapat merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Silaturahmi sebagai Jembatan Hubungan yang Kuat
Idul Fitri menjadi momen emas untuk mempererat tali silaturahmi, menghapuskan dinding pemisah, dan memperkuat hubungan antarwarga serta antar keluarga di Kota Ambon.
Toleransi sebagai Jantung Kota Ambon Manisse
Kota Ambon yang dicintai bersama ini tumbuh dan berkembang berkat nilai toleransi yang kuat, sehingga perayaan Idul Fitri menjadi contoh bagi seluruh Indonesia tentang bagaimana hidup berdampingan dengan rukun dan damai.
“Mohon Maaf Lahir dan Batin” Sebagai Senjata Pemersatu
Ungkapan permintaan maaf yang tulus menjadi cara paling indah untuk membersihkan hati dan menyatukan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang.
“Beta Par Ambon… Ambon Par Samua” Sebagai Janji Kolaborasi
Slogan yang telah melekat di hati warga Kota Ambon menjadi komitmen bersama bahwa setiap orang memiliki peran penting dalam membangun kota yang lebih baik, di mana kebaikan satu orang adalah kebaikan seluruh masyarakat.
Di tengah hiruk pikuk persiapan hari raya, mari kita jadikan momentum ini sebagai altar untuk meletakkan segala ego dan perbedaan. Sebab, keberanian sejati bukan terletak pada seberapa kuat kita berdiri sendiri, melainkan pada seberapa tulus kita membuka tangan untuk merangkul sesama.
Di tanah Ambon Manisse ini, toleransi bukan sekadar kata-kata, melainkan nafas yang menghidupi setiap sudut kota. Mari kita buktikan bahwa perbedaan iman adalah anugerah, dan kemanusiaan adalah jembatan emas yang menghubungkan kita semua dalam satu ikatan kasih yang tak terputus.
Dengan berbagai pesan inspiratif tersebut, diharapkan seluruh warga Kota Ambon dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh makna, serta menjadikan momen ini sebagai awal yang baik untuk membangun masa depan yang lebih cerah, humanis, dan bersatu dalam semangat persaudaraan sejati. Pungkasnya.






