Sinergi Pemkot Ambon dan Kemenkes RI: Fokus Pembangunan RSUD dan Penanganan TBC

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sorotnasional.com
M.S Pelu GB

JAKARTA – Langkah konkret diambil Pemerintah Kota Ambon dalam menjamin hak kesehatan warganya. Penjabat (Pj) Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, memimpin langsung delegasi bersama Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran terkait untuk bertemu dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octovianus, di Kantor Kemenkes RI, Jakarta (09/03/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Pemkot Ambon dalam mengusulkan sejumlah program strategis demi transformasi layanan kesehatan di Bumi Manise.

Komitmen Pak Win: Kesehatan Adalah Hak Dasar
Dalam arahannya, Pj Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan bahwa kebutuhan akan rumah sakit milik pemerintah kota sudah sangat mendesak.

“Pemerintah Kota berkomitmen menghadirkan fasilitas kesehatan yang representatif. Usulan pembangunan Rumah Sakit Pemerintah Kota Ambon ini adalah jawaban bagi saudara-saudara kita, khususnya masyarakat miskin, agar mendapatkan layanan medis tanpa diskriminasi. Kita ingin memastikan negara hadir di tengah kesulitan warga,” tegas Pak Win.

Baca Juga :  Menteri Nusron Tegaskan Ketersediaan Lahan Jadi Kunci Utama Ketahanan Pangan

Beliau juga menambahkan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menjemput bola.

“Kesehatan masyarakat tidak bisa menunggu. Kami datang membawa data dan fakta di lapangan agar pemerintah pusat melihat bahwa Ambon siap dan sangat membutuhkan dukungan infrastruktur ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” tambah Pak Win dengan optimis.

Penguatan Puskesmas dan Penanganan Penyakit Menular
Sekretaris Kota Ambon turut memberikan pandangan mengenai aspek administratif dan infrastruktur dasar.

“Perbaikan Puskesmas di setiap kecamatan menjadi prioritas kami. Puskesmas adalah garda terdepan. Jika fasilitas di tingkat dasar sudah mumpuni, maka beban rumah sakit akan berkurang. Kami memastikan kesiapan lahan dan dukungan birokrasi agar program dari pusat dapat segera diimplementasikan di Ambon,” jelas Sekkot.

Di sisi teknis medis, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon memaparkan tantangan spesifik yang dihadapi daerah, terutama terkait penyakit menular.

“Fokus utama kami saat ini adalah percepatan eliminasi TBC di Kota Ambon. Kami memohon dukungan sarana diagnostik yang lebih modern dan program intervensi yang lebih intensif dari Kementerian Kesehatan agar angka kesembuhan terus meningkat dan rantai penularan dapat kita putus sesegera mungkin,” tutur Kadis Kesehatan.

Baca Juga :  Irjen TNI Tegaskan Komitmen Satgas TNI Berantas Judi Online, Narkoba, Penyulundupan dan Korupsi

Gayung Bersambut Demi Kebaikan Umum
Menutup pertemuan yang berlangsung produktif tersebut, Pak Win menyatakan rasa syukurnya atas sambutan hangat dari pihak Kementerian Kesehatan. Beliau melihat adanya sinyal positif bahwa usulan Pemkot Ambon akan mendapatkan atensi khusus.

“Pertemuan ini kami rasakan sebagai momentum ‘gayung bersambut’. Segala aspirasi yang kami bawa mendapatkan respons baik, dan kami berharap ini menjadi awal dari perubahan besar layanan kesehatan di Ambon. Semua upaya maksimal ini murni untuk kepentingan rakyat dan kebaikan umum,” ungkapnya penuh harap.

Menutup penyampaiannya, Pak Win kembali menegaskan semangat persatuan dan dedikasi untuk tanah kelahiran: “Beta Par Ambon..Ambon Par Samua.”

 

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan, TNI-Polri Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Pengamanan Aksi
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok
Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan
Berita ini 676 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan, TNI-Polri Kedepankan Pelayanan Humanis dalam Pengamanan Aksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:12 WIB

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Berita Terbaru