Menteri Nusron Tegaskan Tanah adalah Fondasi Ketahanan Pangan Dalam Penyampaianya Pra Rakor BPN

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorot Nasional.com
H. Asmor

Jakarta – Tanah adalah landasan untuk mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hal ini diungkapkan langsung Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid saat menjadi narasumber di Pra Rapat Koordinasi (Pra Rakor) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jakarta, Selasa (16/07/2025).

“Tidak akan ada kebijakan pangan kalau tidak ada tanah. Tanah itu adalah problem kemanusiaan. Karena itu, semua program pangan harus bertumpu pada kepastian lahan,” tegas Nusron Wahid di hadapan jajaran BPK.

Dalam paparannya, Menteri Nusron menjelaskan strategi Kementerian ATR/BPN mendukung ketahanan pangan, mulai dari perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), penerapan skema Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), hingga optimalisasi tanah telantar untuk redistribusi kepada masyarakat. Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, penerapan LSD terbukti menekan alih fungsi lahan sawah secara signifikan.

Baca Juga :  Mari Mendukung Pemerintah Benahi Tata Kelola KDKMP: Ikhtiar Menjaga Kedaulatan Ekonomi dan Kemanusiaan

“Dulu, rata-rata alih fungsi lahan bisa puluhan ribu hektare per tahun. Sejak ada LSD, dalam empat tahun hanya sekitar 5.600 hektare di delapan provinsi. Selama saya menjabat, saya belum pernah menandatangani satu pun izin alih fungsi LSD,” ungkap Menteri Nusron.

Selain pengendalian alih fungsi lahan sawah, Menteri Nusron mendorong percepatan penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) hingga Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Tata ruang yang akurat penting untuk memastikan kebijakan pangan, perumahan, energi, dan hilirisasi industri tidak saling tumpang tindih.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat

Untuk mendukung redistribusi tanah kepada masyarakat, Kementerian ATR/BPN juga menyiapkan optimalisasi tanah telantar serta tanah eks Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Guna Usaha (HGU) yang masa berlakunya telah habis. Hal itu bertujuan demi memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan. Dengan keempat strategi tersebut diharapkan swasembada pangan nasional dapat terwujud.

Turut jadi pemateri dalam kegiatan ini, Kepala Badan Pangan Nasional, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, dan Kepala Badan Riset Nasional. Mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Inspektur Jenderal, Dalu Agung Darmawan, serta Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara, Kartika Sari.

 

Berita Terkait

Panglima TNI Pimpin Pantukhir Pusat Seleksi Penerimaan Taruna Akademi TNI Tahun 2026
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026
Rumah Adalah Oase Pilih: Ketika Kasih Sayang Keluarga Menjadi Terapi Terbaik Bagi Kesehatan Mental Remaja
Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
Dinamika Jumlah ASN: Pergeseran Struktur dan Harapan Pelayanan Publik
Meredam Sentimen, Merawat Tenun Kebangsaan: Tinjauan Sosiokultural atas Dinamika Pasca-Insiden Matraman–Jalan Tambak
Putusan MK Soal Kuota Internet: Kemenangan Hak Konsumen, Operator Wajib Patuh Tanpa Hidden Cost!
Panglima TNI Berikan Pembekalan kepada Pasis Dikreg LV Sesko TNI
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:40 WIB

Panglima TNI Pimpin Pantukhir Pusat Seleksi Penerimaan Taruna Akademi TNI Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:35 WIB

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:14 WIB

Rumah Adalah Oase Pilih: Ketika Kasih Sayang Keluarga Menjadi Terapi Terbaik Bagi Kesehatan Mental Remaja

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:06 WIB

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:45 WIB

Dinamika Jumlah ASN: Pergeseran Struktur dan Harapan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Daerah

Tri Katakan Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Kamis, 30 Jul 2026 - 06:27 WIB